Aku yang Pengecut

“Beraninya sama orang lain.” Benar bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain. Namun manusia seringkali lupa bahwa  dirinya sendiri tercipta sebagai satu individu. Terus menerus berkutat dengan urusan dia dan mereka, sampai lupa akan ke-aku-an-nya. Terlalu sibuk untuk berusaha tampil baik di hadapan dia dan mereka. Sedangkan tanpa disadari tidak tampil baik untuk aku-nya.…

Advertisements

Salam Untukmu Dari Ibuku

Tuhan akan memberikan jodoh yang sepadan – Someone Mengenalmu lebih dalam membuatku menjadi reaksioner. Karena memiliki hobi yang serupa dan percakapan yang senada, dengan gegabah aku menyimpulkan. Sampai ketika kapal kita bukan bergerak maju, malah mundur kembali ke pelabuhan, aku menyadari satu penyesalan. Penyesalan atas keterlambatan. Keterlambatan untuk tahu diri. Tahu diri bahwa kita tidak…

YOU (Kamu Part 2)

You are like a cloud From the bottom I'm anxious to grab you Then I climbed to the top of the mountain Being at the top is driving me crazy because I still can not reach you When I was on the plane, see you amazing behind the window Then I still can not reach…

Anak Manja, Lantai Berdebu, dan Dinding Kardus

Di liburan kenaikan kelas menuju kelas tiga SMA, aku magang di sebuah toko serba ada yang cukup besar dan memiliki nama. Mengenakan kemeja putih dan celana kain hitam, dengan rambut dicepol. Menjadi pramuniaga di department food bagian snack sudah membuat bocah perempuan sepertiku menemukan kebahagiaan dan pelajaran yang tidak biasa. Aku berdiri dengan tegak memandangi…

Kamu

Kamu adalah akhir tanpa awal Membuatku pulang tanpa pernah tiba Sekarang aku menikmati sisa penyesalan yang teombang ambing ombak Harapku kita adalah kisah yang bersambung Bukanlah berakhir tanpa kalimat penutup Biar bisa terus kusebut namamu pada lembar dan lembar Dari setiap esok dan esok yang kupunya.

Belajar Berbagi dari Milyarder yang Dermawan (T.P. Rachmat)

Saat belum lama bergabung di PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) cabang Bandung, senior dan seniorita sangat sering membanggakan seorang alumni yang saat ini bisa dikatakan sukses. Theodore Permadi Rachmat. Suatu ketika rasa penasaran membuat saya mencari tahu tentangnya dan menghasilkan kekaguman yang tidak pernah berkurang hingga saat ini. Kekaguman pun bertambah saat air mata tanpa…

Teman yang Mengagumkan

Jumat, 19 November 2015 SMS. *Teh, besok dan lusa sibuk gak teh? Butuh reader nih, kira2 teteh bisa bantu gak teh? *Teteh: Sapaan untuk perempuan dengan usia lebih tua (kakak) dalam Bahasa Sunda. Tahun ini merupakan tahun kelima aku mengenalnya. Sejak aku dan dia mengenakan seragam putih abu-abu, hingga kini aku dan dia menempuh kuliah…