Anak Manja, Lantai Berdebu, dan Dinding Kardus

Di liburan kenaikan kelas menuju kelas tiga SMA, aku magang di sebuah toko serba ada yang cukup besar dan memiliki nama. Mengenakan kemeja putih dan celana kain hitam, dengan rambut dicepol. Menjadi pramuniaga di department food bagian snack sudah membuat bocah perempuan sepertiku menemukan kebahagiaan dan pelajaran yang tidak biasa. Aku berdiri dengan tegak memandangi…

Kamu

Kamu adalah akhir tanpa awal Membuatku pulang tanpa pernah tiba Sekarang aku menikmati sisa penyesalan yang teombang ambing ombak Harapku kita adalah kisah yang bersambung Bukanlah berakhir tanpa kalimat penutup Biar bisa terus kusebut namamu pada lembar dan lembar Dari setiap esok dan esok yang kupunya.

Belajar Berbagi dari Milyarder yang Dermawan (T.P. Rachmat)

Saat belum lama bergabung di PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) cabang Bandung, senior dan seniorita sangat sering membanggakan seorang alumni yang saat ini bisa dikatakan sukses. Theodore Permadi Rachmat. Suatu ketika rasa penasaran membuat saya mencari tahu tentangnya dan menghasilkan kekaguman yang tidak pernah berkurang hingga saat ini. Kekaguman pun bertambah saat air mata tanpa…

Teman yang Mengagumkan

Jumat, 19 November 2015 SMS. *Teh, besok dan lusa sibuk gak teh? Butuh reader nih, kira2 teteh bisa bantu gak teh? *Teteh: Sapaan untuk perempuan dengan usia lebih tua (kakak) dalam Bahasa Sunda. Tahun ini merupakan tahun kelima aku mengenalnya. Sejak aku dan dia mengenakan seragam putih abu-abu, hingga kini aku dan dia menempuh kuliah…

Melawan Batas Melebihi Sahabat

Melawan batas perasaan denganmu tidak mudah, sahabat. Padahal sebelumnya aku tidak sepakat dengan perkataan temanku, “Tidak mungkin bisa cewek dan cowok bersahabat tanpa muncul perasaan satu sama lain atau salah satunya, atau setidaknya pernah memendam.” Kau membuatku berkuasa atas diriku yang sesungguhnya. Membuatku berani menikmati hari-hariku yang tak membosankan seperti sebelum adanya dirimu. Saat aku…

Nebula Terindah

Pandanglah butiran pasir yang tak terhitung, nyatanya yang tak terpandang seperti bintang di langit lebih tak terhingga, mengetahuinya pun akan mengehentikan waktumu Pandanglah nominal di tanganmu, berapapun jumlahnya tetaplah tidak dapat membeli keindahan angkasa raya Tidak adakah rasa malumu terhadap indahnya cahaya aurora? Sedangkan luasnya galaksi bimasakti pun hanya setitik dibandingkan IC 1101 Demikianlah tanyaku…

Masa Kecil di Sudut Pasar

Toko Kristi-Pasar Sumber Hurip. Saat aku kecil, ketika hari libur, pasar ini selalu menjadi tempat yang menyenangkan. Tempat aku bermain dan mengenal dunia. Duduk di etalase, melihat ibuku melayani pembeli. Tidur di atas tumpukan celana jeans-pun menjadi tidurku yang paling nyenyak. Berlarian di koridor pasar, sampai menangis tersesat di toilet pasar. Membantu ibuku melipat baju, atau…