Hey, Tuan.

Mengingatmu seperti memandang peta angkasa,

Mengenalmu seperti menelusuri konstelasi bintang yang besar dan indah

Mengagumimu seperti jantungku takjub melihat sketsa bulan karya Galileo,

Membuat jam pasir menuruni tabung seakan lebih lambat.

Antariksawan mungkin menikmati penjelajahan luar angkasa,

Dan aku menikmati menjelajah matamu dalam memandang dunia

Hey, Tuan.

Seperti aliran listrik yang membentuk medan magnet dan terkonsentrasi pada inti besi,

Demikianlah pancaran lembut matamu mampu menarik banyak mata disekitarmu,

Mampu mengangkat sepinya hatiku hanya dengan simpul kecil senyum
mu.

Biar semesta sampaikan terima kasihku pada Cai Lun,

Membuat aku mampu menggoreskan namamu pada ratusan helai kertas

Hingga saatnya akan kubukukan kekagumanku,

Pada setiap detail kerja sistem limbik dalam struktur otakmu,

Pada detail gunung es di alam bawah sadar yang tidak kau tunjukan pada dunia,

Pada kemampuan sihirmu mengubah yang sebelumnya tidak ada menjadi ada,

Cinta, Tuan.

_mg_2613

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s